Lewati ke konten utama

Tentang Kami

Usaha yang tumbuh dari masyarakat dan wilayah adat

Yombe Namblong Nggua dibangun untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat adat Namblong melalui usaha yang dikelola secara bertanggung jawab dan melibatkan masyarakat sebagai bagian dari prosesnya.

Selengkapnya tentang kami
Unit Usaha
5
Ekowisata, Pertanian, Kehutanan, Peternakan, Perikanan
Sub-wilayah Adat
5
Iwalom, Tabo Hllu, Bano Hlu, Fou Hlu, Ktumay
Marga
44
Pemilik dan penjaga wilayah adat

Unit Usaha

Lima Unit Usaha, Satu Arah Bersama

Setiap unit memiliki proses bisnis dan potensi yang berbeda, namun seluruhnya berada dalam satu tujuan untuk membangun nilai ekonomi yang tetap berakar pada masyarakat dan wilayah adat.

Susur sungai bersama pemandu di Nggam Bu

01 — Ekowisata

Ekowisata

Pengalaman wisata alam dan budaya yang dikembangkan bersama masyarakat dan pemilik wilayah adat.

River Trip · Trekking Hutan · Bird Watching · Camping · Menoken

Lihat Unit Ekowisata

02 — Pertanian

Pertanian

Pengembangan komoditas pertanian bersama petani lokal, dengan fokus saat ini pada vanili dan jagung.

  • VaniliBasah & kering, grade A–C, premium
  • JagungJagung kering untuk pembeli volume
Lihat Unit Pertanian
Petani vanili
Jagung kering dijemur

03 — Kehutanan

Kehutanan

Pemulihan hutan, persemaian bibit, serta penjagaan wilayah hutan bersama masyarakat adat.

Lihat Unit Kehutanan
Kebun pakan dan ternak

04 — Peternakan

Peternakan

Pengembangan peternakan yang didukung upaya pengelolaan sumber pakan secara mandiri.

Lihat Unit Peternakan
Panen lele

05 — Perikanan

Perikanan

Pengembangan usaha budidaya perikanan dengan fokus awal pada ikan lele.

Lihat Unit Perikanan

Dampak & Masyarakat

Usaha yang tetap berakar pada masyarakat adat

Bagi Yombe Namblong, masyarakat bukan hanya penerima manfaat. Mereka adalah bagian dari proses produksi, pengelolaan, penjagaan wilayah, dan pengembangan usaha.

Pertemuan masyarakat adat Namblong
Warga bekerja di persemaian
Tutupan hutan wilayah adat Namblong dari udara
Lembah Grime · Kabupaten Jayapura
Wilayah Adat Namblong

44 Marga

Marga-marga Namblong adalah pemilik wilayah adat dan bagian dari pengambilan keputusan atas penggunaannya.

5 Subwilayah Adat

Setiap subwilayah memiliki lanskap dan potensi yang berbeda, dari hutan hingga lahan pertanian.

Pengetahuan lokal Dasar pengelolaan

Pengetahuan tentang hutan, sungai, dan tanaman menjadi dasar cara setiap unit bekerja.

Partisipasi Masyarakat sebagai pelaku

Petani, pemandu, penjaga hutan, dan pekerja persemaian berasal dari masyarakat Namblong.

Nilai yang Kembali

Dari wilayah adat ke manfaat bersama

Semua berawal dari wilayah adat dan pengetahuan lokal yang dijaga turun-temurun. Masyarakat terlibat langsung sebagai pelaku di setiap unit usaha. Dari sana tumbuh nilai ekonomi yang kembali menjadi manfaat bagi masyarakat.

  1. 01 Wilayah Adat
  2. 02 Pengetahuan Lokal
  3. 03 Masyarakat sebagai Pelaku
  4. 04 Unit Usaha
  5. 05 Nilai Ekonomi
  6. 06 Manfaat bagi Masyarakat

Berita & Cerita

Cerita dari Yombe Namblong

Semua cerita

Mitra Kami

Lembaga dan pelaku usaha yang bekerja bersama masyarakat Namblong.

  • Mitra BUMMA

Kemitraan

Mari Bertumbuh Bersama Yombe Namblong

Kami terbuka untuk kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, pelaku usaha, organisasi pembangunan, dan mitra lain yang memiliki visi sejalan.